Close
Close
close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Kasus KM Elfa Jaya, LMND Siap Sambangi Polres SBT

Ambon, Orasirakyat.com
Lambatnya pengusutan Kasus KM Elfa Jaya, Kapal penyelundupan BBM Subsidi dan Nonsubsidi di Kecamatan Geser, Gorom Wakate membuat banyak pihak bertanya-tanya soal keseriusan aparat kepolisian.


Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) SBT juga tidak tinggal diam. LMND dalam waktu dekat akan mendatangi Mapolres Seram Bagian Timur (SBT) dan meminta Polres SBT untuk mempercepat serta serius dengan kasus ini dan memanggil sosok misterius yang diungkapkan Kapten Kapal Elfa Jaya, yang diduga adalah pemilik 30 ton BBM.


Ketua LMND SBT Iqbal Wattimena kepada wartawan mengungkapkan, pihak Polres SBT diduga lamban dalam menangani dugaan ilegal oil yang ditangkap sendiri oleh anggota Polisi.


Wattimena menegaskan, ilegal oil yang terjadi di SBT harus diusut tuntas mengingat kapal tersebut melakukan muatan diluar kapasitas, termasuk dugaan aktivitas penyaluran tanpa mengantongi izin salur ke wilayah Geser, Gorom dan Kesui.  


"Kapal tersebut dapat dengan mudah melakukan pengangkutan dan menyelundupkan BBM ribuan liter dengan menggunakan Kapal Elfa Jaya,"ucapnya.


Wattimena juga menerangkan, dalam sepengetahuannya Hengky nama yang dikaitkan dengan kasus yang lagi viral di SBT ini adalah sosok yang direkomendasikan untuk melakukan penyaluran BBM di Kawasan Goro, Geser dan Kesui. 


"Yang kami tahu, penyalur BBM yang mendapat rekomendasi operasi dari Geser, Gorom dan Kesui adalah Hengky," ujarnya.


Lebih lanjut Wattimena menjelaskan, jika Hengky memiliki izin penyaluran ke tiga wilayah itu, lantas kenapa ada tambahan 30 ton lainnya dengan pemilik yang berbeda pada kapal tersebut sebagaimana yang diungkapkan  Kapten KM Elfa Jaya, La Ramli  bahwa 30 ton yang tidak termasuk dalam dokumen milik Hengky alias   milik orang lain.


"Kapal tersebut pengangkut BBM milik Hengky karena memiliki rekomendasi dari Pemda namun masih ada lagi 30 ton milik ibu haji tanpa izin, ini kan aneh" cetusnya.


Terkait hal tersebut, dirinya meminta aparat kepolisian segera memanggil oknum ibu haji yang disebut oleh kapten kapal tersebut. Pasalnya hingga saat ini tidak ada langkah penanganan lanjut atas kasus tersebut.


Dengan segala hal itu, LMND menilai polisi tidak serius dalam menangani kasus pelanggaran dan dugaan mafia BBM di SBT, sehingga LMND besok akan menggelar aksi menuntut Polres SBT agar serius mengusut Kapal Elfa Jaya yang tidak memiliki dokumen lengkap dan 30 ton ilegal tersebut, dengan adil dan transparan,” tegasnya. (AEW)

Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Post a Comment

Previous Post Next Post