Close
Close
Orasi Rakyat

Kabupaten Buru Alami Kelangkaan Vaksin Covid-19






Lagu Terbaik Tahun 2021


Namlea, Orasirakyat.com
Ratusan hingga seribuan warga Kabupaten Buru, Propinsi Maluku yang sukarela mau divaksinasi Covid-19, kini terpaksa gigit jari karena selalu gagal dilayani vaksinasi di puskesmas yang telah ditunjuk.


Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari sejumlah lokasi yang sebelumnya melayani vaksinasi Covid-19 menyebutkan, kalau kegiatan vaksinasi tahap pertama bagi masyarakat sudah tidak lagi dilakukan sejak tanggal 1 Juli lalu.


Ini terjadi akibat kelangkaan vaksin di Kabupaten Buru dan permintaan vaksin ke pemerintah Propinsi Maluku juga tidak terlayani dengan baik. 


"Sejak awal Juli di Puskesmas Namlea hanya beberapa hari melayani vaksinasi tahap kedua, tapi itupun habis. Sedangkan vaksinasi tahap pertama tidak terlayani," tutur sumber di Puskesmas Namlea.


Beberapa warga yang ditemui ikut melontarkan kekecewaannya, karena tidak terlayani vaksinasi.


"Mau ke Ambon wajib harus sudah vaksin dan dibuktikan dengan kartu vaksin. Aturan dibuat tapi pelayanan distribusi vaksin dari Peprop Maluku parah," sesal seorang warga di Kota Namlea.


Kelangkaan Vaksin untuk tahap satu di Kabupaten Buru juga turut dibahas dalam rapat terbatas di Kantor Bupati Buru, Kamis (22/07/2021). 


Rapat yang dipimpin Sekda M Ilyas Bin Hamid turut dihadiri Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja, Dandim Letkol Arh Agus Guwandi, Kepala BPBD, Hadi Zulkarnaen, Kadiskes Ismail Umasugi dan sejumlah pejabat terkait, guna membahas lanjutan vaksinasi tahap dua di Kabupaten Buru.


Terkait dengan masalah kelangkaan vaksin Covid ini, Wakil Sekertaris Satgas Covid Azis Tomia usai rapat menjelaskan,  kalau hari ini satgas Kabupaten Buru menyampaikan surat permohonan ke Satgas Propinsi Maluku meminta penambahan vaksin.


Hasil rapat tadi juga memutuskan, pada Hari sabtu nanti akan dilaksanakan vaksinasi massal khusus untuk masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi tahap 1.


Azis menambahkan kalau vaksin yang masih tersisa hanya untuk kegiatan vaksinasi tahap kedua.


"Vaksin yang ada di Namlea sekarang ini hanya untuk masyarakat vaksin tahap 2," akui  Tomia.


"Direncanakan target kita 1 hari 912 dosis. Rencana di  dua tempat, yaitu  Polres Buru dan polsek Waplau," sambung  Tomia.


Sedangkan Sekda saat memimpin rapat mengatakan, bahwa kegiatan  rapat ini diagendakan sudah dua  kali dengan menerapkan Protokoler kesehatan guna memperbincangkan sejumlah materi demi mensukseskan acara vaksinasi di Kabupaten Buru. 


Untuk persiapan penanganan vaksinasi Covid tahap ke 2 menyasar kepada lansia dan pelayan publik. Pelayan publik disini adalah pihak keamanan, pejabat publik, dari BUMN, pelaku pasar, dan pelaku usaha lain dengan resiko populasi tinggi untuk terpapar karena berhadapan dengan mayarakat. (LTO)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama