Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Diduga Ada Konspirasi Jahat Dalam Pelelangan Perencanaan Asrama Haji Maluku





Lagu Terbaik Tahun 2021

Maluku, Orasirakyat.com
Proses pelelangan perencanaan Revitalisasi dan Pengembangan Asrama Haji dengan pagu anggaran 2.000.000.000,- sudah berjalan 4 bulan namun tidak ada kepastian dari Pokja/ PPK, terkait siapa pemenangnya karena sering dibatalkan pihak panitia.


Hal ini patut dievaluasi oleh LKPP dan Irjen kementerian Agama RI dan pihak terkait.


Demikian disampaikan pihak PT. Genta Prima Pertiwi, KSO CV. Kinami Saiful Tutupoho selaku peserta leleng proyek yang merasakan dirugikan oleh pantia.


Dirinya mengaku sesuai hasil evaluasi Pokja tahap pertama, sudah ada Berita Acara Hasil Pemenang (BAHP) atas nama perusahaan PT. Genta Prima Pertiwi, KSO CV. Kinami dengan skor akhir 76,87. Namun seiring waktu BAHP dari Pokja di batalkan secara sepihak, tanpa alasan yang jelas.


Dia menuturkan dalam evaluasi Pokja sebelumnya muncul 3 Perusahaan yang lolos evaluasi teknis yaitu ; PT. Genta Prima Pertiwi, KSO CV. Kinami dengan nilai teknis 71,84. PT. Arci Pratama Konsultan dengan nilai teknis 71,17 dan PT. Parahyangan Putra Cemerlang dengan nilai teknis 70,14.


Setelah itu berjalan waktu di lakukan evaluasi ulang lagi tanpa alasan yang jelas, PT. Arci Pratama Konsultan di batalkan, kemudian  di munculkan 2 perusahaan yang lain yang pada evaluasi pertama tidak lolos skor teknis yakni PT. Tatas Spectra dan PT. Nusantara Citra Konsultan.


Keganjilan terdebut menimbulkan pertanyaan ada apa sebenarnya sehinga dimunculkan ulang lagi Dua Perusahan yang sudah gugur?


Tutupoho mengungkapkan bahwa berdasarkan BAHP Pokja tahap awal, pemenang adalah, PT. Genta Prima Pertiwi KSO CV. Kinami dengan skor akhir 76,87.

 

Selanjutnya, PT Parahyangan Putra Cemerlang (76,14).PT. Arci Pratama Konsultan (75,16). Kemudian BAHP pokja itu di batalkan dan dilakukan evaluasi ulang.


Lanjutnya, yang jadi pertanyaan kenapa tidak dilakukan lelang ulang saja?. Inilah yang kemumenjadi tanda tanya besar, yang harus di jelaskan oleh PPK/Pimpro dan Pokja.


Menurutnya, proses tahapan evaluasi ulang sampai hingga hari ini tanggal 7 Juni 2021 (kemarin), belum muncul siapa pemenangnya, tapi jadwal masa sanggah dan klarifikasi negosiasi sudah berakhir dan sekarang masuk pada tahap penandatanganan SPPBJ.


"Sehingga saya meyakini proses ini terkesan ada konspirasi gelap dalam pelelangan ini. Di lihat secara menyeluruh, kami simpulkan bahwa tender pekerjaan ini ada yang tidak beres alias ada permainan yang terstruktur utuk memenangkan salah satu perusahaan secara sepihak," ungkapnya.


Yang jadi pertanyaan, apakah evaluasi yang di lakukan oleh Pokja sudah sesuai dengan aturan yang berlaku ?.


Kalau memang sudah sesuai mekanisme pelelangan, maka pihaknya memintah adanya transparansi terkait dengan hasil evaluasi dokumen teknis, karena kami yakin sungguh bahwa skor teknis yang kami peroleh dalam evaluasi ulang masih pada nilai tertinggi dibandingkan dengan 3 perusahaan lainnya.


"Kami mintakan penjelasan dari POKJA UKPBJ Kanwil Agama Maluku, terkait dengan hasil evaluasi ulang dokumen teknis dari ke 4 perusahaan masing – masing PT. Parahyangan Putra Cemerlang, PT. Genta Prima Pertiwi, PT. Nusantara Citra Konsutan dan PT. Tatas Spektra," ucapnya.


Terkait proses ini, pihak. Genta Prima Pertiwi, KSO CV. Kinami menyimpulkan bahwa pelelangan Perencanaan Asrama Haji Maluku, tidak transparan alias ada permainan kotor dan kong kalikong yang terstruktur antara pemilik proyek dalam hal ini PPK/Pimpro dan Pihak POKJA UKPBJ Kanwil Kementerian Agama Maluku.


"Dan apabila terbukti maka kami akan tindak lanjuti ke LKPP dan Irjen kementerian Agama RI, kami akan buat laporan tertulis ke pihak Kejati Maluku dan Polda Maluku untuk mengusut pihak - pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses evaluasi tersebut, dalam hal ini KPA, PPK, dan POKJA UKPBJ Kanwik Kementerian agama Maluku," tegasnya.


Sementara itu, Pokja dan PKK yang di konfirmasi terkait hal tersebut tidak merespon. Saat di telepon beberapa kali namun tidak diangkat, bahkan pesan Whatsapp yang di kirim pun tidak dibalas. (TT)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama