Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Nizar Tersangka, Salagur Ada Temuan





Lagu Terbaik Tahun 2021

SBT, Orasirakyat.com
Kejari Seram Bagian Timur (SBT) fokus tuntaskan beberapa dugaan korupsi Dana Desa yang saat ini ditangani, bahkan sampai pada tingkat penetapan tersangka. Hal ini diungkapkan oleh Kejari SBT, Muh Ilham saat ditemui didepan Kantor Kejari SBT.


Ilham menjelaskan, untuk dugaan korupsi Dana Desa Salagur Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kab. SBT, yang diduga melibatkan mantan pejabat Desa, Abdurrahman Rumauar, ada temuan berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) inspektorat. Untuk itu, pihak Kejari SBT akan mensinkronkan LHP tersebut dengan laporan pertanggungjawaban Penjabat Desa yang diduga tersandung kasus dugaan korupsi Dana Desa yang bersumber dari APBN itu.


"Puldata Pulbaket, LHP Inspektorat ada temuannya, kita mau sinkronkan dengan LPJ pejabat Desa. Kita sinkronkan dulu," kata Ilham.


Ditambahkan, pihaknya telah memeriksa beberapa orang berkaitan dengan dugaan korupsi dana Desa di Salagur. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memanggil beberapa orang lagi untuk dimintai keterangannya, karena untuk mengungkapkan dugaan korupsi yang saat ini ditangani, membutuhkan keterangan banyak pihak.


"Tetap kita lakukan pemanggilan terhadap beberapa orang. Kita sudah pernah periksa 5 sampai 6 orang," ungkapnya.


Ketika ditanya terkait dengan perkembangan penanganan Dana Desa Tobo, Kecamatan Werinama. Orang nomor satu pada Korps Baju Coklat di SBT ini mengatakan, untuk Dana Desa Tobo sudah sampai pada tingkat penetapan tersangka pada hari ini (Jumat-red).


Untuk kerugian Negara terkait dengan dugaan korupsi Dana Desa Tobo yang diduga dilakukan oleh Mantan Pejabat Desa, Nizar Alkatiri. Ilham mengatakan, kerugian Negara dari total 3 Tahun Anggaran mencapai Rp.1,4 Milyar


"Tobo hari ini kita mau tetapkan tersangkanya, mungkin abis Jumat lah. Tadi sudah disampaikan bahwa kerugian sekitar Rp.1,4 Milyar, 3 tahun anggaran," ucapnya. (Fer)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama