Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Berada di Zona Kuning, Skor Kota Ambon Meningkat





Lagu Terbaik Tahun 2021

Ambon, Orasirakyat.com
Walaupun berada di Zona Kuning atau risiko rendah Peta Penyebaran Covid-19 Se-Provinsi Maluku, skor Kota Ambon meningkat 0,33 poin.


“Berdasarkan data terbaru 16 Mei 2021, skor kota Ambon berada di angka 2,50, dan berada pada zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19 pada kabupaten / kota di Maluku,” kata Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanggulangan Covid 19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, kemarin di balai Kota.


Kata Adriaansz, kenaikan skor ini menunjukan tren positif, dimana upaya Pemerintah Kota (Pemkot) bersama pemangku kepentingan dan ditunjangpartisipasi masyarakat, untuk menekan penyebaran virus pada saat cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah lalu cukup berhasil.


“Masyarakat dihimbau untuk tidak mudik dan tidak melaksanakan open house, serta sebisa mungkin mengurangi mobilitas, semua demi bersama," imbaunya.


Menurut Jubir, selain himbauan tersebut, Satgas Penanggulangan Covid 19 Kota Ambon bersama TNI / Polri juga menggelar posko kesehatan di pusat - pusat untuk antisipasi kenaikan jumlah pengunjung.


“Bahkan selama dua hari sebelum Idul Fitri, Walikota, Wakil Walikota, dan Sekretaris Kota, beserta Kapolresta Pulau Ambon dan PP. Lease serta Dandim 1504, melakukan selalu di pusat - pusat-pusat, sambil mengingatkan pengelola dan pengunjung agar menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.


Adriaansz menjelaskan, dalam upaya membatasi pergerakan orang yang masuk atau keluar Ambon, Pemkot juga menerapkan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), yang diberlakukan mulai 5 Mei hingga berakhir 17 Mei 2021 kemarin.


“SIKM pemberlakuan, surat masuk yang disetujui sebanyak 281 dan ditolak 155, sedangkan surat selama yang keluar disetujui 930 dan ditolak 153,” rincinya.


Walau berada di zona kuning, Adriaansz berharap masyarakat tidak lengah dalam mentaati protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta tidak ragu memeriksakan kesehatan di Puskesmas atau Rumah Sakit bila mengalami gejala sakit.


“Untuk meminimalisir angka kematian, segera periksa ke puskesmas atau rumah sakit timbul gejala penyakit, jangan tunggu hingga kronis,” tandasnya. (OR/Mcamq)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama