Close
Close

Didi Wael Bantah Tak Punya Usaha Tambang Emas di Alur Janda





Lagu Terbaik Tahun 2021

Foto Gunung Botak (Sumber Suara.com)

Namlea, Orasirakyat.com
Didi Wael membantah dengan keras kalau dirinya terlibat aktifitas tambang ilegal di alur Janda, Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku.


Menguatkan bantahannya, Didi mengaku dirinya orang pertama yang melapor aktifitas tambang ilegal kepada Kapolres Pulau Buru.


Sebelum membantah punya usaha tambang di alur Janda, Didi mengaku sempat mengontak Kasat Intel Polres Pulau Buru, Iptu Sirilus Atajalim lewat telepon.


"Tadi beta sudah kontak dengan kasat Intel dan beta sampaikan, Pa kasat, orang pertama yang lakukan pelaporan kepada pak Kapolres, beta orangnya," tegas Didi Wael, Minggu (04/04/2021).


Didi beralasan, tidak rasional kalau ada usaha miliknya juga di alur Janda, kemudian dia mau melapor kepada Kapolres Pulau Buru.


"Logika, kalau beta ada punya aktifitas di sana lalu beta yang buat laporan, ini kan lucu," tangkis Didi Wael.


Dengan yakin mengaku tidak terlibat, Didi menyatakan agar wartawan melakukan investigasi di sana. 


"Beta tidak terlibat, kewajiban seorang wartawan untuk melakukan investigasi," gurui Didi Wael.


Didi Wael juga sesumbar tahu soal fakta di Gunung Botak lebih jelas lagi. Bahkan dia bisa naikan berita juga dan merusak nama baik orang banyak.


Untuk itu, sekali lagi dia menegaskan, tidak melakukan aktifitas kolam di Gunung Botak.


"Beta tidak pernah lakukan aktivitas kolam. Bahkan Raja (Abdulah Wael, red) tidak ada di situ. Beta bantah, raja tidak ada lakukan aktivitas kolam di atas," bela Didi Wael.


Didi mengaku sudah baca berita yang dimuat dan katanya berita itu tidak akurat. 


"Kalau mau bikin berita, nanti beta bikin yang lebih akurat, lebih detail lagi dan itu berdasarkan fakta lapangan yang beta miliki," lanjut Didi Wael seraya meminta agar namanya dan nama Abdulah Wael dihapus di berita.


Sementara itu, beberapa sumber terpercaya dihubungi  mengungkapkan, Raja Abdulah dan beberapa orang yang terlibat rapat di Desa Dava dan berlanjut membuka Tambang Gunung Botak tanggal 2 April lalu telah dilayangkan surat panggilan.


"Kasat Intel pak Atajalim yang menyerahkan suratnya langsung kepada pak Abdulah Wael," tutur satu sumber di kalangan para penambang.


Sedangkan sumber di Polres Pulau Buru dihubungi terpisah juga membenarkan kalau Abdulah Wael telah dipanggil.


"Undangannya Esok jam 09.00 pagi," jelas sumber ini. (OR/LTO)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama