Close
Close

Ginjal Sehat, Ayo Ketahui Beragam Manfaat Petai Bagi Tubuh





Lagu Terbaik Tahun 2021

Kesehatan, Orasirakyat.com 
Buah pete atau petai adalah makanan yang cukup populer dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Meski baunya menyengat, rasanya yang lezat seringkali membuat nafsu makan meningkat. 


Petai ini merupakan salah satu jenis bahan yang populer dan sering digunakan dalam masakan Indonesia. Kamu bisa menemukan petai terutama dalam olahan sambal. Namun banyak orang yang menyebutkan mengonsumsi petai dapat merusak ginjal. 


Namun jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, nyatanya buah dengan nama latin Parkia speciosa itu sangat baik untuk ginjal. Ingin tahu kenapa? Berikut penjelasan manfaat petai untuk ginjal, simak ulasannya di bawah ini!


- Pete Baik untuk kesehatan ginjal

Sebagian orang sangat menyukai petai, tapi mungkin bagi sebagian lagi sangat tidak menyukainya. Tetapi siapa sangka, di balik aromanya yang menyengat ternyata petai memiliki manfaat yang baik untuk tubuh khususnya untuk organ ginjal.


- Sebagai sumber antioksidan

Petai sangat bermanfaat untuk ginjal karena memiliki kandungan antioksidan bernama flavonoid dan asam tiazolidin-4-karboksilat. Antioksidan ini yang membantu melawan radikal bebas yang dapat melemahkan fungsi ginjal dan menyebabkan beberapa penyakit seperti diabetes dan kanker.


Disamping itu, petai juga merupakan tanaman dengan kandungan dan aktivitas antioksidan yang tinggi. Terdapat kandungan siklik polisulfida, hexathionine dan trithiolane. 


Manfaat petai untuk ginjal lainnya yakni mengurangi risiko infeksi ginjal yang sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang mana ekstrak biji petai mengandung siklik polisulfida, hexathionine dan trithiolane yang memiliki kemampuan antibakteri. Ekstrak biji petai paling efektif melawan golongan bakteri gram-negatif.


Selanjutnya, khasiat petai untuk ginjal memiliki kandungan beta sitosterol dan stigmasterol. Selain itu, petai juga mengandung beta-sitosterol dan stigmasterol yang berfungsi menurunkan kadar gula darah. Hal ini dikarenakan jika gula darah yang tidak terkontrol dengan baik, dapat menyebabkan terjadinya gangguan fungsi ginjal.


Namun, harus diingat bahwa kamu jangan mengonsumsi petai secara berlebihan. Hal ini dikarenakan kandungan asam jengkolat yang ada dalam petai inilah yang kemudian bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal.


Kita tau bersama bahwa umumnya ginjal manusia memainkan peran penting dalam menghilangkan kelebihan potasium dari tubuh. Orang dengan masalah ginjal harus menghindari makan petai secara berlebihan.


* Khasiat pete untuk kondisi kesehatan lain

Tidak berhenti sampai ginjal, ternyata khasiat pete juga dapat dirasakan oleh bagian tubuh yang lain. 


- Pete dipercaya Melancarkan pencernaan

Petai memiliki efek antasid yang dapat meredakan mulas atau sakit perut lainnya. Manfaat pete dapat membantu mengurangi rasa sesak dan sakit pada perut.


Makan petai di sela waktu makan juga membuat kadar glukosa darah naik dan mencegah mual di pagi hari pada wanita. Selain itu, petai juga dapat menetralkan tingkat keasaman dan mengurangi iritasi dengan melapisi lapisan perut. Serat yang ada dalam petai yang membantu pencernaan makanan.


- Pete Mencegah anemia

Petai memiliki kandungan zat besi yang baik untuk mendorong pembuatan hemoglobin dalam darah. Hal inilah yang dapat mencegah timbulnya anemia.


Namun siapa sangka kalau gejala anemia juga dapat diatasi dengan mengonsumsi petai. Hal ini dapat terjadi karena pete dapat mengatasi lelah, letih, lesu, dan lemas, pusing dan mual yang mengganggu aktivitas.


- Memberikan efek menenangkan

Dari sekian banyak, ternyata Petai juga mengandung triptofan yang merupakan protein yang diubah tubuh menjadi serotonin yang dapat membuat kamu merasa rileks. Petai juga dipercaya mampu meningkatkan suasana hati dan membuat perasaan lebih nyaman.


Tidak hanya itu saja, kadar vitamin B yang tinggi dalam petai dapat membuat sistem saraf pusat menjadi rileks.


- Mengurangi risiko stroke dan jantung

Buah yang memiliki banyak manfaat ini kaya akan kalium. Kalium ini dapat menurunkan tekanan darah serta mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. 


Kalium adalah elektrolit dan mineral yang dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Sedangkan serat dan antioksidan pada petai dapat membantu mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah jantung.


- Meringankan gejala PMS

Petai juga mengandung vitamin B, kalsium, dan magnesium yang berguna untuk meringankan gejala PMS. 


Pete memiliki efek triptofan yang dihasilkan juga dapat membantu menstabilkan suasana hati. Vitamin B, terutama vitamin B1, dapat mengatur kadar gula darah, dan juga dapat membantu meningkatkan mood seseorang.


- Manfaat Pete untuk ibu hamil

Sebagian masyarakat mungkin pernah mendengar larangan makan pete untuk ibu hamil. Nyatanya, hingga saat ini belum ada larangan secara medis atau penelitian yang menunjukan bahaya pete untuk ibu hamil. Sehingga, sebenarnya sah-sah saja konsumsi pete untuk ibu hamil. 


Meski begitu, jumlah konsumsi pete untuk ibu hamil harus diperhatikan. Jangan sampai terlalu banyak dan pastikan pete sudah dalam keadaan matang. Bagi ibu hamil, memakan makanan mentah dapat meningkatkan risiko infeksi. 


Jika kamu adalah pecinta pete atau khususnya petai cina dan sedang hamil, tenang kamu masih bisa mengonsumsinya, kok. Konsumsi petai untuk ibu hamil juga memiliki beberapa manfaat. 


Di antaranya mulai dari menambah nafsu makan, memberi nutrisi yang baik, mengatasi anemia hingga menjaga tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh petai yang mengandung zat besi, kalsium, glukosa dan sederet nutrisi lain.


Makan petai juga dapat memicu kadar glukosa darah naik yang kemudian mencegah morning sickness pada ibu hamil.


- Manfaat Pete untuk asam urat

Bagi kamu pecinta petai cinta yang memiliki penyakit asam urat, kamu perlu berhati-hati. Asam urat merupakan penyakit yang memiliki banyak pantangan makanan. Salah satunya adalah makanan dengan kandungan purin yang tinggi. 


Petai cina dan petai jenis lainnya termasuk ke dalam makanan yang memiliki jumlah purin tinggi. Inilah mengapa banyak kabar yang menyebutkan larangan pete untuk asam urat. 


Meski begitu, konsumsi pete untuk asam urat tidak sepenuhnya dilarang. Hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah dari petai yang dimakan.


Petai untuk asam urat dapat dimakan dengan aman asal jumlahnya tidak terlalu banyak. Bila kamu ragu akan jumlah yang aman, berkonsultasilah dengan dokter. 


- Pete untuk kolesterol

Seperti yang sudah disebutkan, khasiat pete salah satunya adalah untuk memelihara risiko stroke dan jantung. Tidak berhenti sampai situ, konsumsi pete untuk kolesterol juga ternyata aman, lho. 


Para pemilik penyakit kolesterol tidak perlu khawatir kolesterolnya meningkat sehabis makan petai. Pasalnya kolesterol tinggi secara umum dipicu oleh makanan yang berasal dari produk hewan. Beberapa penelitian juga menemukan potensi pete yang justru dapat menurunkan kolesterol. 


Meski tergolong aman, konsumsi petai untuk kolesterol juga perlu diawasi. Makanan apapun ketika berlebihan tentu dapat memberikan dampak buruk. 


Popularitas petai di negara-negara Asia Tenggara memang tidak bisa diragukan lagi. Sehingga bila kamu berkunjung ke negara seperti Malaysia, Thailand maupun Laos kamu akan tetap bisa menemukan petai dan menyantapnya sebagai kuliner khas daerah. 


Perlu diingat, walau banyak manfaatnya petai tetap akan meninggalkan bau yang kurang sedap. Jadi pertimbangkan baik-baik ya jumlah petai yang kamu makan. (Gdokter)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama