Close
Close

Polres SBB Laksanakan Vaksinasi Tahap II





Lagu Terbaik Tahun 2021

Polres SBB Laksanakan Vaksinasi Tahap II 

Piru, Orasirakyat.com
Vaksinasi tahap kedua untuk personil Kepolisian Resort Seram Bagian Barat (SBB) mulai dilaksanakan, ikut sebagai penerima vaksinasi tahap II yakni pejabat utama Polres SBB, Kapolsek serta Bhabinkamtibmas.


"Hari ini sebanyak 100 personil Polres SBB dan Polsek jajaran jalani vaksinasi tahap II, setelah melewati 14 hari setelah jalani suntik vaksinasi tahap pertama," ungkap Kapolres SBB, AKBP Bayu Tarida Butar Butar kepada Orasirakyat.com saat meninjau pelaksanaan vaksin di Aula Satlantas Polres SBB, Selasa (30/3/21 ).


Menurut Kapolres, pada vaksinasi tahap I, penerima vaksinasi merasakan efek ringan seperti ngantuk dan lapar, untuk efek berat yang berakibat fatal tidak ada, dan menurut pihak kesehatan efek tersebut adalah wajar. 


"Vaksinasi tahap II berjalan selama tiga hari, yakni Selasa - Kamis, hari ini pertama 30, besok 30 personil, dan lusa 40 personil," jelas Bayu.


Dengan adanya suntikan vaksinasi tahap I imun dari personil SBB dan Polsek jajarannya semakin meningkat. Diharapkan vaksinasi tahap II mengalami peningkatan yang sama pula.


" Saya imbau selesai jalani vaksinasi tahap II, para personel Polres SBB dan Polsek jajarannya tetap menerapkan Prokes, memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan" imbuhnya.


Disampaikan, jumlah keseluruhan personil Polres SBB dan Polsek jajarannya sebanyak 450 personil, yang nantinya jalani vaksinasi sebanyak 100 personil, tersisa 350 yang belum divaksinasi. 


"Kouta vaksinasi kita terbatas, dan dari sekian belum divaksin akan kita upayakan agar semua personil Polres SBB dan Polsek jajarannya dapatkan vaksinasi," tambahnya.


"Vaksinasi dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan proses pemberian vaksinasi kepada seluruh instansi, khususnya Polri sebagai pelayanan publik  dalam mencegah penyebaran virus COVID-19," tandasnya.


Ditempat yang sama pula, Kabag OPS Polres SBB Kompol M. Musaad, menyampaikan setelah menerima suntikan divaksin tahap I, dirinya tidak merasakan efek buruk dari vaksin tersebut.


“Yang di rasakan lapar dan ngantuk. Untuk itu saya mengajak semua pihak, khususnya masyarakat SBB agar tidak mempercayai berita hoax terkait vaksin,” kata Musaad. (OR/Fitrah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama