Close
Close
Orasi Rakyat

Butuh Akses Infrastruktur, Camat Desak Pemprov Maluku Fokus Bangun Kelimury






Lagu Terbaik Tahun 2021

SBT, Orasirakyat.com
Melihat kondisi Kecamatan Kelimury yang sangat memprihatinkan, camat Kecamatan Kelimury meminta Pemerintah provinsi Maluku untuk fokus pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Kelimury. 


Hal ini diungkapkan oleh Camat Kelimury, Abdul Gafar Rumanama saat menghubungi media ini, Selasa (23/02/2021).


Rumanama menjelaskan, kondisi kecamatan Kelimury sangat memprihatinkan sehingga butuh sentuhan penuh dari pemerintah provinsi Maluku yang berkaitan dengan Infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan tersebut. Karena status jalan Kecamatan Kelimury adalah status jalan provinsi, maka desakan ini diutarakan kerana Kecamatan Kelimury pernah dikunjungi komisi III DPRD Provinsi Maluku yang turun kesana dan telah menyaksikan secara lansung kondisi Kelimury.


"Status jalan provinsi jadi pemprov harus fokus, apalagi dari DPRD Provinsi pernah turun ke sana dan telah melihat secara lansung kondisinya," ucap Ramanam.


Selain jalan dan jembatan, sarana dan prasarana lain juga harus menjadi perhatian Pemerintah, terutama masalah pelayanan kesehatan. Dengan akses jalan yang sulit, maka Pemerintah Daerah lewat dinas teknis sudah harus fokus menyiapkan puskesmas Pembantu (Pustu) di desa-desa yang membutuhkan sehingga masyarakat sudah tidak lagi menempuh jarak jauh ke Kota Kecamatan. 


"Iya harus ada Pustu beserta tenaga medis, sehingga memutus mata rantai pelayanan kesehatan," kata Rumanama.


Selain itu, untuk untuk mengantisipasi kondisi keamanan di Kecamatan Kelimury, dirinya meminta perhatian dan pengertian baik dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Seram Bagian Timur agar bisa menyiapkan Polsek di Kecamatan Kelimury, sehingga ikut menjaga kondisi keamanan terhadap masyarakat di Kecamatan yang dipimpinnya.


"Disamping itu, Kami harap agar ada Polsek di Kelimury, sehingga dapat membantu kondisi kemanan disana," tutup Rumanama. (OR/FS)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama