Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Tahun 2020, Angka Kekerasan Perempuan Dan Anak Meningkat





Lagu Terbaik Tahun 2021

Ternate, Orasirakyat.com 
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara (Malut) Musrifah Alhadar, Sabtu (19/12/20) mengaku bahwa ditahun 2020 angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Malut mengalami peningkatan.


Menurutnya, ini memang mengalami kecenderungan naik. "Yang pasti sampai di akhir tahun 2020 ini kurang lebih 100 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi dan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2019 kemarin," ucapnya usai memperingati hari Ibu Ke-92 di Land mark Kota Ternate kepada awak media, beberapa waktu lalu.


"Untuk data lengkapnya nanti saya lihat dulu baru akan disampaikan kembali,"katanya.


Dikesempatan itu dirinya berjanji untuk akan berupaya keras di tahun 2021 nanti dengan segala macam atau berbagai kegiatan kita akan upayakan guna angka kekerasan dapat menurun di Malut.


Olehnya itu, "Saya membutuhkan dukungan dari semua pihak agar kita bisa bersama-sama untuk bagaimana meminimalkan kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di Malut,"pintanya sembari mengajak.


Lanjut Musrifah, sesuai data yang ada, terlihat lebih dominan adalah kekerasan seksual. Hal itu berdasarkan data

Simponi (Sistem Informasi Online) yang ada di kami. "Angka yang paling tinggi terlihat di Kota Ternate,"sebutnya.


Tambah Musrifah, DP3A Provinsi Malut saat ini telah memiliki UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak di Malut. Fungsi UPTD ini untuk bekerja keras guna dapat melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan.


Tak hanya itu, kita juga akan terus melakukan upaya sosialisasi dalam berbagai macam kegiatan di antaranya Perlindungan Anak Terpadu Berbasi Masyarakat (PATBM), Advokasi hukum dan sebagainya untuk meminimalkan kekerasan terhadap perempuan yang ada di Malut.


"Karena kemarin kita dilanda Pendem Covid-19 jadi beberapa aitem kegiatan yang kita rencana untuk dilakukan tidak bisa berlanjut, namun pergram tersebut di tahun 2021 baru akan dilanjutkan mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik sehingga kekerasan terhadap perempuan dapat menurun,"akunya. (OR/ST)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama