Close
Close

Pemdes Kamlanglale Salurkan BLT DD Tahap I





Lagu Terbaik Tahun 2021
Namrole, Orasirakyat.com 
Pemerintah Desa (Pemdes) Kamlanglale, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap I yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp.600 ribu per kepala kelurga.

Untuk Desa Kamlanglale, total penerima BLT sebanyak 109 Kepala keluarga.

Pemberian BLT ini sesuai Peraturan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 6 Tahun 2020, dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 40 Tahun 2020, serta Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) kepada masyarakat berdampak Covid-19 di desa.
Penyaluran secara simbolis ini berlangsung di ruang pertemuan Desa Kamlanglale, Sabtu (6/6/2020).

Turut hadir dalam pemberian BLT secara simbolis tersebut, Kades Kamlangkale, Ampi Latbual bersama Staf, Babinsa desa Kamlanglale, Bhabinkamtibmas Desa Kamlanglale, pendamping Kecamatan, pendamping Desa, Ketua BPD dan seluruh masyarakat penerima bantuan.

Kades Kamlanglale, Ampi Latbual dalam arahan singkatnya sebelum penyerahan mengatakan bahwa untuk penyaluran BLT tersebut telah melalui tahapan yang sangat sulit untuk mendapatkan nama-nama yang berhak menerima BLT tersebut.

"Ada beberapa hal penting yang perlu disampaikan, terkait penyaluran BTL ini sudah melalui tahapan-tahapan, walaupun pekerjaan dalam menyeleksi sangat susah tapi kita patut bersyukur bahwa semua berkas sudah terpenuhi sehingga anggaran bantuan ini bisa keluar dan pemberian bantuan bisa disalurkan," ucap Latbual.

Dikesempatan itu, Latbual atas nama masyarakat dan Pemdes menyampikan terima kasih kepada pendamping desa dan pendamping kecamatan yang mana telah dengan setia membantu Pemdes Kamlanglale dalam memproses seluruh berkas-berkas sehingga semua kelengkapan dan semua tahapan dapat dilalui oleh Pemdes Kamlanglale.

"Pemerintah desa mengakpresiasi dan berterima kasih kepada para pendaping desa dan kecamatan yang sudah membantu untuk melancarkan segala tahapan dengan menyiapakan berkas-berkas untuk pencairkan dana ini," ucap Latbual.

Latbual meminta maaf kepada masyarakat karena keterlambatan Desa dalam memberikan BLT tersebut, mengingat sudah ada desa-desa lain yang telah memberikan BLT DD kepada  warganya.

Menurutnya, BLT DD adalah uang  negara dan itu bukan uang pribadi, atau seperti timbang cengkeh lalu datang jual terus ambil uang, tetapi ini uang negara dimana untuk memperolehnya harus banyak kelengkapan dokumen yang disiapkan.

"Masyarakat yang ada yang sebelumnya kecewa karena ada desa-desa yang sudah cair tapi kita belum itu bukan karena sengaja, tetapi saya harus sampaikan bahwa untuk mencairkan dana ini bukan kita sendiri tapi banyak desa dan semua itu perlu tahapan, proses dan konsul dengan berbagai pihak," tambahnya.

Ia menjelaskan, dana BLT DD bagi warga yang terkena dampak akibat Wabah Covid-19 ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat yang mengalami kesusahan.

"Bagi masyarakat yang ada di desa sampai di dusun kalau ada yang belum mendapatkan tidak boleh ribut dan membuat kegaduhan tetapi harus bertanya ke Pemdes Kamlanglale dan bangun koordinasi supaya kita sama-sama bisa mencari solusi bagaimana jalan keluarnya," ajak Kades.

"Tidak bole ada kegaduhan, datang dan kita saling koordinasi, supaya semua bisa berjalan dengan baik,"  sambungnya.

Jika ada masyarakat yang merasa tidak sesuai, dirinya mengajak untuk sama-sama datang dan duduk untuk saling bertukar pikiran terkait hal tersebut.

"Kalau memang ada yang tidak pas dengan saudara-saudara punya hati, mari dan tolong berkoordinasi. Tanya langsung ke tim relawan Covid desa atau kepada kami tapi jangan ambil tindakan-tindakan yang dapat merugikan kita semua," ajaknya lagi.
Disamping itu, Latbual juga menegaskan kepada tim relawan desa Kamlanglale yang sudah di bentuk untuk dapat menjalankan kerjanya sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang sudah ditetapkan.

"Relawan Covid yang sudah saya sahkan dengan SK tolong jalankan tugasnya dengan baik, karena saya sebagai kepala desa saja bisa melakukan tugasnya sebagai ketua tim di desa bersama dengan babinsa dan babinkantibmas, biar hujan pun tetap kita menjalankan tugas apalagi saudara-saudara yang sudah dilantik. Jadi mohon kerja samanya supaya desa kita bisa aman dari Covid-19" pungkasnya. (OR/AL)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama