Close
Close

Milenial Toraja Gelar Webinar Pendidikan dengan Topik Programme for International Student Assessment





Lagu Terbaik Tahun 2021
Toraja, Orasirakyat.com 
Pada 5 Juni 2020, Gerakan Milenial Sang Torayan mengadakan webinar dengan tema “Masa Depan Pendidikan Toraja: Mampukah kita mengikuti standard Programme for International Student Assessment (PISA)?". Secara garis besar, diskusi ini menyoroti pendidikan Toraja masa kini dan penerapan solusinya dimasa mendatang.

Diskusi ini dipandu oleh Yulita Sirinti Pongtambing selaku moderator dan Alan Christian Singkali sebagai perwakilan GMS.

Adapun pemateri yang terlibat pada diskusi ini adalah para pemateri yang ahli dalam bidang pendidikan.

Pemateri yang pertama adalah Dr. Dr. Ir. Esther Sanda Manapa, MT yang merupakan Dosen dan Pengajar Pekerti AA di Universitas Hasanuddin. Pemateri yang kedua adalah Dr. Oktavianus Pasoloran, M.Si., AK., CA. yang merupakan Rektor Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja). Pemateri yang ketiga adalah Prof. Dr. (HC) Ir. Jonathan Limbong Parapak, M.Eng.Sc yang merupakan Rektor dari Universitas Pelita Harapan.

Diskusi ini berfokus pada pembahasan mengenai PISA (Programme for International Student Assessment). 

Salah satu pemateri yakni Dr. Dr. Ir. Esther Sanda Manapa, MT memaparkan tentang konsep PISA sebagai suatu penilaian terhadap sistem pendidikan suatu negara. 

“Penilaian tersebut dilakukan pada anak rentang umur 15 tahun dengan menguji kemampuan dasar. Namun yang menjadi fokus penilaian adalah literasi dari siswa-siswi yang diuji, apakah mereka dapat menginterpretasikan dan memanfaatkan informasi yang merek dapatkan dengan baik dan benar," lanjutnya

Beliau juga memaparkan berdasarkan data yang didapatkan dari hasil penilaian, Indonesia ada pada urutan ke 72 dari 77 negara yang ikut berpartisipasi dalam PISA dan hal ini sangat memperihatinkan. 

Lebih jauh lagi dijelaskan, bahwa sekolah-sekolah di Toraja memiliki hak untuk mengirim siswa-siswi mereka untuk berpartisipasi dalam proses penilaian PISA. Hal ini dilakukan agar pemerintah mendapatkan gambaran kualitas pendidikan secara keseluruhan. 

“Menjadi pertanyaan bersama, apakah yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah baik Tana Toraja maupun Toraja Utara untuk mengembangkan kalitas pendidikannya?,” ungkapnya

Seyogyanya pemerintah  daerah baik di Tana Toraja maupun Toraja Utara melakukan survei awal untuk menilai kualitas pendidikan di Toraja saat ini. Pemerintah daerah juga perlu memperhatikan penyediaan logistik yang dapat menunjang kualitas pendidikan di Tana Toraja maupun Toraja Utara.
Kemudian pemerintah daerah juga harus memastikan apakah Sumber Daya Manusia (SDM) sudah mendukung sistem pendidikan di Tana Toraja maupun Toraja Utara. 

“Hal ini menjadi tugas kita bersama untuk mengembangkan sistem pendidikan yang ada di daerah, khususnya di Tana Toraja dan Toraja Utara” tutupnya. (Rls)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama