Close
Close

Senin, 650 APD Jenis Hazmat Tiba di Bursel





Lagu Terbaik Tahun 2021

Namrole, Orasirakyat.com 
Tim Gugus Tugas Penanganan penyebaran Virus Corona Kabupaten Buru Selatan (Bursel) telah memesan 650 Alat Pelengkap Diri (APD) jenis Hazmat yang akan dibagikan untuk semua Puskesmas dan RSUD yang ada di Kabupaten Bursel.

Hal ini diungkapkan juru bicara Gugus Tugas Kabupaten Bursel, Ibrahim Banda kepada wartawan di Poskoh Utama Tim Gugus Tugas, Jumat (15/05/2020).

“Kami sudah koordinasikan ke Gugus Tugas Provinsi lewat Dinas Kesehatan juga hasil tracking dan hari Senin besok kita dikirim APD sebanyak 650 buah dan kita bagikan ke daerah-daerah atau tempat-tempat pelayanan masyarakat seperti Puskesmas atau nanti juga digunakan oleh tim tracking dalam melakukan tracking,” kata Banda.

Menurut Banda, pemesanan 650 Hazmad ini untuk menjawab keluhan para perawat yang melakukan tugas di Puskesmas, begitu juga dengan tim-tim yang melakukan tracking.

“APD yang kita punya sekarang tidak untuk diolah ulang atau dicuci ulang karena kalau selesai dipakai langsung dibuang atau dimusnahkan sehingga kita pasti kekurangan, dan untuk mengantisipasi itu, Senin ini 650 APD itu sudah tiba di Bursel,” tambah Banda.

Kepala Dinas Kesehatan Bursel ini menjelaskan, untuk beberapa Puskesmas itu sudah diberikan APD sebelumnya, namun sudah digunakan dan tidak bisa digunakan untuk kedua kalinya.

“Kami sudah berikan sebelumnya dan digunakan sehingga saya anjurkan tidak bisa digunakan lagi kedua kali karena kita kuatirkan kita nantinya beralih sebagai penular dan bukan lagi sebagai pencegah,” ucap Banda.

“Itu tidak bisa dicuci dan dipakai lagi. Kita tidak bisa pakai itu untuk seterusnya sehingga dari Provinsi mengirimkan tambahan sebanyak 650 buah. Sedangkan perlengkapan lain kita masih tersedia seperti Hanskun, Masker kita masih punya, kemudian Helm, Kaca Mata, Sepatu dan lain-lain,” rincih Banda.

Lebih jauh ditegaskan, jika APD tersebut sudah tibah di Namrole, maka akan segera didistribusikan bagi Puskesmas-Puskesmas yang membutuhkan.

“Iya, kita langsung distribusikan karena itu setiap saat dipakai terutama di daerah-daerah yang kita curigai banyaknya pelaku-pelaku perjalanan dan kita sekarang ini lebih serius ke Leksula, Kepala Madan dan Fena Fafan yang selama ini dianggap tidak ada apa-apa. Jadi kita punya target itu sesuai protokol kesehatan,” tutupnya.

Sementara Bupati Bursel Tagop Sudarsono Soulisa sebelumnya kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat (15/05/2020) mengakui tak mengetahui secara detail jumlah APD yang didistribusikan ke Puskesmas seperti yang dikeluhkan sehingga dirinya menyarankan untuk menanyakan hal itu ke Kepala Dinaa Kesehatan.

"Langsung ke Kadis Kesehatan saja karena teknis ya mereka yang tau. Dan namanya APD itu habis pakai dihapuskan dengan dibakar. Jadi cek langsung saja," kata Bupati.

Ia mengaku APD yang dimiliki masih terpenuhi, namun ada APD yang akan didatangkan lagi.

"Ini ada tunggu yang baru di pesan lagi nanti datang dengan pesawat. Masalah APD memang pasti habis terus karena habis pakai di buang, di musnahkan," ucapnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk kecamatan-kecamatan, Puskesmasnya disiapkan terbatas.

"Kalau di RS baru banyak karena yang langsung bersentuhan dengan orang yang terindikasi itu petugas dari RS, bukan  Puskesmas. Kalau orang yang datang sudah ada prosedur teknisnya," tuturnya. (OR/Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama