Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

9 Warga Leksula Reaktif Samar, 5 Diantaranya Perawat





Lagu Terbaik Tahun 2021

Ils 
Namrole, Orasirakyat.com 
Sebanyak 9 warga Kecamatan Leksula sesuai hasil Rapid Test dinyatakan reaktif samar (Belum Terlihat Jelas) dan 5 di antaranya adalah petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Leksula.

Menurut Kadis Kesehatan Ibrahim Banda yang juga juru bicara Tim Gugus Tugas Kabupaten Bursel, 9 warga yang reaktif samar ini merupakan hasil tracking dari pasien 01 (SB).

“Kita sudah lakukan tracking di kecamatan Leksula, dari 44 orang yang tercatat pada data kami itu ternyata ada 2 orang yang reaktif samar, tidak nampak  jelas dan salah satu dari dua itu tenaga kesehatan yang sama-sama saat itu. Dari situ tim melakukan pengembangan terutama untuk tenaga kesehatan dengan melakukan screening kepada pegawai Puskesmas Leksula ternyata ada 4 pegawai yang reaktif tapi juga samar. Jadi total tenaga Kesehatan ada 5 orang,” beber Banda kepada wartawan di Poskoh Covid-19 Kabupaten Bursel, Jumat (15/05).

Banda menjelaskan, dari tenaga kesehatan yang reaktif samar itu, tim terus melakukan pengembangan ke internal keluarga dan didapati ada 3 dari keluarga yang reaktif samar.

“Sehingga total yang reaktif samar itu sebanyak 9 orang dan semua di kecamatan Leksula. Kalau untuk pelaku perjalanan itu ada tambah 7 orang tapi dari hasil rapid test mereka Non reaktif atau negatif sama sekali,” sebut Banda.

Jadi, lanjut Banda, total yang discrening dan di rapid Test itu sebanyak 59 dengan 9 orang reaktif samar.

“Masih samar, jadi belum tentu positif Corona ya. Kita akan lanjutkan tes ke dua dan direncanakan hari Minggu besok sekaligus kita ambil sweb guna diperiksa di Ambon untuk memastikan. 9 orang ini kami berlakukan isolasi mandiri sesuai dengan surat edaran Menteri Kesehatan nomor HK 01/02 tahun 2020 dan tetap diawasi oleh piihak kami dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Banda.

“Untuk dua kecamatan Namrole dan Waesama, hasil tracking itu non reaktif,” tambahnya.

Untuk sarana pelaksana kesehatan masyarakat seperti Puskesmas, dan Pustu Banda menghimbau untuk terus memberi informasi benar kepada masyarakat tentang bagaimana penyebaran virus Corona dan cara penanganannya.

“Tetap tingkatkan prioritas hidup sehat dan masyarakat jangan dibuat panik, karena Rapid Test itu deteksi dini untuk kita tindak lanjut. Hasil untuk dia positif atau negatif itu harus menunggu sampai hasil swebnya melalu PCR itu keluar. Intinya kita sebagai pihak kesehatan tetap waspada dan jangan sampai menyampaikan hal yang salah ke warga,” himbaunya.

Ia juga berharap kepada tim dilapangan untuk tetap mawas diri dan terus meningkatkan kehati-hatian dalam bekerja karena yang reaktif walaupun masih samar itu terbanyak adalah tenaga medis.

“Kepada Tim kesehatan yang bekerja dilapangan harap berhati-hati dan fokus karena saat ini yang terbanyak reaktif walaupun masih samar itu adalah tenaga kesehatan, sudah 5 orang bahkan dengan keluarganya, sehingga perlu berhati-hati sekali dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat sebab ada pelaku perjalanan tanpa gejala yang bisa membuat kita terpapar,” pungkasnya. (OR/AL)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama