Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Pemuda Bursel Minta Listrik Normal Jelang Puasa





Lagu Terbaik Tahun 2021

Namrole, Orasirakyat.com
Salah satu Pemuda Buru Selatan (Bursel) Arsad Souwakil meminta agar KCP PLN Namrole bisa menormalkan kembali listrik di kota Namrole dan  sekitarnya, sebab tinggal menghitung jam saja umat Islam yang ada di kabupaten Bursel akan menjalankan ibadah puasa.

Hal ini ditegaskan, lantaran kondisi saat ini sering terjadi pemadaman listrik secara bergilir di Kota Namrole dan sekitarnya.

“Pihak PLN harus bisa mengantisipasi dalam satu bulan ini dan mampu melihat keresahan masyarakat yang ada teristimewa yang ada di kecamatan Namrole ini, karena kalau bicara soal PLN memang agak rumit tapi sebagai masyarakat, kami berharap ada skala prioritas dalam menyongsong bulan suci ramadhan,” kata Souwakil kepada awak media, Kamis (24/4/2020) di Namrole.

Katanya, kalaupun nanti tidak dapat dinyalahkan secara menyeluruh, Souwakil berharap pihak PLN bisa mensiasati penjadwalannnya agar di saat-saat umat muslim melakukan sahur dan ibadah-ibada lainnya tidak terganggu dengan kondisi lampu padam.

“Sebagai pemuda Bursel, saya berharap pihak PLN segera mengantisipasi agar setidaknya lampu ini bisa normal selama ibadah puasa ini berjalan sampai dengan Lebaran. Itu harapan masyarakat, karena kami ingin ibadah yang kami jalankan itu benar-benar khusyu dan tidak terganggu dengan hal-hal seperti itu,” jelasnya.

Disamping itu, ia juga mendesak DPRD Bursel untuk melihat hal ini dan menggunakan fungsi pengawasannnya sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat untuk bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami juga berharap DPRD kita juga dapat menggunakan fungsi pengawasannya untuk meminta pihak PLN menormalisasi listrik di kota Namrole dan sekitarnya karena memang bulan ini penuh berkah, dan mudah-mudahan DPRD bisa melihat ini dan turun langsung ke PLN,” pintanya.

Ia menjelaskan, kalau memang di minggu-minggu sebelumnya jadwal pemadamannya amburadu, dan pemadamannya juga terkesan kacau sehingga menyebabkan keresahan bagi masyarakat, maka dirinya berharap dalam bulan ramadhan ini hal-hal yang meresahkan masyarakat tidak terjadi.

“Kemarin itu pemadamannya amburadu sehingga menyebabkan keresahan di tengah-tengah masyarakat, dan saat ini masyarakat muslim mebutuhakan sebuah penerangan yang baik agar mereka dapat melakukan ibadah puasanya baik sahur dan buka puasanya dapat berjalan dengan baik. Tahun kemarin kan kondisinya sama, saat ada warga yang sahur lampunya mati ini membuat mereka emosi, tapi mudah-mudahan tahun ini pihak DPRD dapat melihat kondisi seperti itu,” tutupnya. (OR/AL)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama