Close
Close

Pemda Bursel Usul Dana Corona 23 M, DPRD Sumbang 2,6 M





Lagu Terbaik Tahun 2021

Namrole, Orasirakyat.com 
Untuk penanganan dan pengendalian wabah Virus Corona di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Pemda setempat telah merecofusing anggaran sebanyak 23 Milyar  lebih.

Recofusing anggaran 23 Milyar lebih ini di ambil dari penghematan belanja daerah pada dinas badan di kabupaten Bursel ditambah 2,6 Milyar yang dipangkas dari anggaran perjalanan dinas seluruh anggota DPRD Bursel selama 3 bulan.

Hal ini terungkap dalam rapat bersama anggota DPRD bersama Tim Anggaran Pemda Bursel dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Virus Corona Kabupaten Bursel yang berlangsung di ruang Paripurna DPRD Bursel, Sabtu (11/04/2020).

Dalam rapat tersebut, Sekda Bursel Iskandar Walla mengatakan, 23 Milyar lebih yang diusulkan untuk dibahas bersama DPRD setempat telah dibagi menjadi 6 poin kebutuhan dalam upaya penanggulangan dan pencegahan Virus Corona (Covid-19).

“Jumlah penghematan belanja kita untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp.23.225.030.368, dan dibagi dalam 6 kebutuhan yaitu, anggaran penaganan Covid-19 selama 3 Bulan sebesar Rp.7.794.343.800, penanganan covid -19 pada Kesehatan sebanyak Rp 963.750.000,” kata Sekda.

Untuk penanganan Covid-19 pada jaringan penanganan sosial atau bantuan sosial sesuai instruksi Gubernur bagi 2.356 kepala keluarga selama 9 bulan, dimana per keluarga akan mendapatkan Rp.160.000 per bulan, maka total anggaran untuk bantuan sosial ini senilai Rp. 3.392.640.000.

Lanjut Sekda, untuk penguatan ekonomi masyarakat menjelang Idul Fitri dan Natal, Pemda menyediakan anggaran sebanyak Rp.3.000.000.000 dimana anggaran ini akan diberikan bagi 7.500 kepala keluarga dan masing-masing Keluarga akan mendapatkan Rp.200.000 yang dibagikan sebanyak dua kali.

“Selanjutnya penanganan Covid-19 pada UMKM yang difokuskan pada pemanfaatan industri kecil menengah untuk produksi masker sebanyak Rp.150.000.000 dan kebutuhan BTT penanganan Covid-19 sebanyak Rp.7.924.296.568,” jelas Sekda.

Kendati status Bursel masih siaga, namun Pemda Bursel telah menyusun dan menyiapkan anggaran sebesar 23 Milyar lebih. Hal ini mengakibatkan terjadi perdebatan antara tim anggaran, Tim GTPP Covid-19 dengan DPRD di ruang rapat tersebut.

Akhirnya, rapat penentuan besar anggaran untuk penanganan Covid-19 diskor hingga Senin,13 April 2020.

Sementara itu, Ketua DPRD Bursel, Muhajir Bahta usai rapat kepada wartawan mengatakan bahwa seluruh anggota DPRD Kabupaten Bursel sepakat untuk memangkas anggaran perjalanan dinas luar daerah selama 3 bulan ke dapan senilai Rp 2,6 milyar untuk membantu penanganan pencegahan wabah Covid-19 di Kabupaten Bursel.

“Untuk memberantas Covid-19 dan bentuk kepedulaian kami, maka kami berani memotong anggaran perjalanan dinas kami selam tiiga bulan kedepan dengan nilai sebanyak 2,6 milyar lebih. Ini membuktikan Bahwa DPRD betul-betul konsen bagaimana mendukung Pemda melalui gugus tugas untuk memastikan kerja-kerjanya cepat, tepat, profesional, dan akuntabilitas,” ucap Bahta.

Bahta menegaskan setelah recofusing dan realokasi anggaran yang dianggarakan kepada GTPP Covid-19 disepakati, maka dana tersebut akan dikawal dengan ketat demi memastikan anggaran yang dikeluarkan benar-benar difungsikan bagi penanggulangan Covid-19 dan dampak akibat virus tersebut.

“Kita akan kawal secara ketat, bahkan setelah ini kita akan mengunjungi 10 pintu masuk yang telah ditetapkan dalam peraturan bupati sebagai pintu masuk untuk memastikan 10 posko itu betul-betul difasilitasi dari segala aspek,” ujarnya.

Disamping itu, DPRD Bursel juga berharap, kinerja dari tim yang akan menjaga 10 pos pintu masuk Bursel agar dapat bekerja secara maksimal, sehingga tujuan untuk menangkal Covid-19 di kabupaten Bursel dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Bukan hanya penangan virusnya saja, tetapi lewat anggaran yang diusulkan, Pemda Melalui GTPP Covid-19 juga harus memikirkan dampak ekonominya bagi masyarakat di desa-desa, karena harga barang sudah pasti naik dan mereka butuh sentuhan dan kami akan memastikan bahwa masyarakat betul-betul dilihat oleh GTPP Covid-19 Bursel,” paparnya.

Untuk itu dirinya menambahkan bahwa DPRD dan Pemda Bursel akan secepatnya menentukan Anggaran covid-19 sehingga semua elemen yang mengambil peran dapat melaksanakan tugas dapat bekerja secara maksimal.

“Kita akan bahas ini selesai hari Senin dan kami mempressure ini supaya cepat karena ini langkah siaga yang kami mainkan dan bentuk respon cepat kami menanggapi kondisi yang terjadi di Bursel dan di maluku,” pungkasnya. (OR/AL)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama