Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Bendera RMS Kembali Berkibar Di Pulau Haruku





Lagu Terbaik Tahun 2021

Maluku, Orasirakyat.com 
Hari ini 25 April di tengah tengah gentingnya pandemi virus covid 19 di Desa Aboru hari ini di kejutkan dengan aksi masyarakat  beramai – ramai dengan jumlah besar melaksanakan pawai mengelilingi kampung dengan mengibarkan Bendera RMS.

Sebelum aksi pawai bersama di laksanakan, ada 18 bendera RMS yang tertancap di beberapa tempat di Desa Aboru, Kecamatan Haruku, Kabupaten Malteng.

Kendati begitu, disisi lain juga terjadi penolakan keras terhadap RMS itu sendiri.

Namun saat ini telah tersebar video melalui  Via Group “Lealohi Samasuru” yang baranggotakan sekelompok Warga Aboru, vidio yang berdurasi dari 0,55 sampai 1 menit yang di sebarkan kepada beberapa warga Aboru di dalam group tersebut.

Bahkan video tersebut telah beredar banyak ke sejumlah group-group whastapp dan media sosial lainnya.

Terlihat jelas vidio yang beredar terjadi tepat pada pagi tadi sekitar pukul 9 – 10 Pagi Wit. aksi pawai dengan menggunakan bendera RMS yang dikibarkan beberapa orang berjalan mengililingi kampung sambil bernyanyi.

Raja Negeri Aboru yang coba di hubungi awak media melalui via telpon selulernya berulang kali tidak terhubung, Hp Raja Nonaktif atau di luar jangkauan

Sementara salah satu warga yang dapat terhubung saat pihak media ini mencoba menghubungi guna mengecek kebenarannya jelas suaranya warga tersebut membenarkan kejadian aksi pawai dengan menggunakan Bendera RMS, bahkan sumber tersebut menuturkan bahwa dirinya di larang keluar oleh orang tuanya.

Dalam pengakuannya bahwa di Puskesmas Aboru di tempati sejumlah BKO TNI dari satuan 732 Banau, tetapi belum ada tindakan untuk mengatasi aksi tersebut

Bahkan pada tanggal 24 April dari informasi yang diterima media ini menyebutkan bahwa Babinsa Desa Aboru sudah menghimbau lewat Gereja bahwa tanggal 25 April di larang keras untuk menaikan bendera lain selain Bendera merah putih, dan  jika di dapati tidak menaikan bendera merah putih maka akan dikenakan sanksi.

Namun himbauan tersebut tidak di indahkan, dan pengibaran serta pawai bendera akhirnya berlangsung.

Hasil pantauan media, hingga saat ini belum ada langkah apapun dari pihak yang berwajib.

Hasil komunikasi antara pihak media dengan mantan Pas Intel Kodim 1502/ Masohi yang sekarang menjabat DanRamil Werinama Kapten Inf.Efendi Selayar menyampaikan bahwa “Berdasarkan informasi Aksi tersebut Anggota Kodim 1501/Masohi bersama Anggota Polres Malteng sudah turun dan memantau dan memeberhentikan aksi tersebut" ucapnya. (OR/YUN)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama