Close
Close

Lekipiouw: Hasil Survey Elektoral BO Jangan Jadi Sarana Penggiringan Opini Publik





Lagu Terbaik Tahun 2021
Ambon, orasirakyat.com: Parameter Research dan Consultant lewat hasil survey yang dilakukan terhadap dinamika politik jelang Pilkada Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), memaparkan sebuah data fakta terkait presepsi masyarakat terhadap kehidupan ekonomi, sosial, dan politik pada kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Seram Timut (SBT), yang akan melaksanakan perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang.

Lekipiouw: Hasil Survey Jangan Dibuat Sarana
Penggiringan Opini Publik
Ternyata lewat hasil survey yang dilakukan didapati data bahwa, pengaruh vigur seorang Barnabas Orno (BO) di Kabupaten MBD, masih sangat besar dan berpengaruh terhadap pilihan serta sikap politik masyarakat pada kedua kabupaten tersebut.

" Konkritnya berdasarkan temuan kami lewat hasil survey, ketika kami memberikan pertanyaan kepada para responden kami berupa " Seberapa besar pengaruh seorang Barnabas Orno yang pernah menjadi Bupati MBD dalam kurun waktu sepuluh tahun, terhadap bapak dan ibu dalam pilkada yang akan datang". Kami mendapati fakta data bahwa sebesar 40,17% responden menjawab sangat berpengaruh, dan 34,73% menyatakan tidak berpengaruh, sedangkan 25,10% menyatakan tidak tahu/tidak menjawab," Jelasnya.

Dengan demikian disampaikan oleh Edison Lapalelo selaku Direktur Wilayah timur Parameter Research dan Consultant, kepada media ini beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dari hasil survey ini kami berpendapat bahwasannya, figur seorang Barnabas Orno (BO) masih sangat menentukan Elekatabilitas dari pasangan calon bupati berikutnya yang akan maju dalam pilkada MBD mendatang.

Hasil pemaparan oleh Lembaga survey Parameter Research dan Consultant tersebut kemudian menuai banyak tanggapan dan respons, salah satunya adalah salah seorang akademisi Fakultas Hukum Universitas Pattimura, DR. Sherlock Halmes Lekipiouw, SH, MH.

Dikatakan Lekipiouw, Secara akademik paramater pengujian 40,17% tingkat ketokohan Barnabas Orno (BO) dalam kaitan dengan Pilkada 2020 di MBD tidak kemudian menjadi satu satunya parameter.

" Karena indikator pengaruh itu juga perlu diperjelas sehingga tidak terkesan sebagai Argumentum ad populum dalam suatu proposisi itu benar karena dipercayai oleh banyak atau kebanyakan orang," Ungkapnya.

Menurutnya, Terhadap hasil survei kita patut mengapresiasi akan tetapi menjadi penting untuk dipahami secara baik sehingga tidak terjadi kesesatan dalam penalaran atas kesimpulan terkait dengan "ketokohan dan pengaruh BO terhadap irama politik di MBD".

Karena itu kata Lekipiouw, hasil survey ini perlu lebih diperjelas lagi substansi dan indikator-indikator yang lebih memberi penjelasan secara konkrit tehadap persoalan pengaruh Elektoral seorang Barnabas Orno di Pilkada MBD nantinya.

" kalau tidak bisa terjadi upaya penggiringan opini publik yang bisa menyesatkan apalagi posisi Barnabas Orno (BO) saat ini adalah sebagai "wakil gubermur Maluku" dimana secara etik moral beliau "BO" harus dapat menahan diri untuk tidak terjebak dalam pusaran kepentingan politik tertentu tetapi dapat menjadi tokoh bagi keteladanan dan kepemimpinan bagi semua golongan bukan kepentingan orang per orang," Tandasnya. (OR-07)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama