Close
Close

AMGPM Kyrie Eleison Gelar Ajang Musik dan Seni Peacetival




Lagu Terbaik Tahun 2021
Ambon, orasirakyat.com: Dengan ditetapkannya Ambon menjadi Kota kreatif berbasis musik oleh UNESCO, membuat Kota Ambon semakin hari semakin menggeliat dengan berbagai bentuk kegiatan seni dan musik.
AMGPM Kyrie Eleison Gelar Ajang Musik dan Seni Peacetival


Salah satu bentuk geliat musik dan seni ini, dilakukan oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) cabang Kyrie Eleison I ranting 7 Galala Hative Kecil (Gatik) dengan menggelar ajang musik dan seni peacetival dibawah Tema 'Ragam Asa Menyatu Dalam Harmoni'.

Dalam sambutannya Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru mengaku, bangga bisa hadir di tengah-tengah warga masyarakat gatik dalam event musik dan seni yang dilakukan AMGPM cabang Kyrie eleison I.

"Saya harap acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses sebagai bentuk sukacita dalam merayakan Ambon sebagai Kota musik dunia," ujarnya.

Latuheru secara pribadi memberikan apresiasi kepada AMGPM cabang kyrie eleison I atas kemitraan yang dilaksanakan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam mewujudkan dan melahirkan generasi-generasi muda calon pemimpin gereja dan bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan, kemanusiaan dan kepedulian bagi sesama tanpa membedakan ras, suku dan agama.

"Diharapkan AMGPM dapat melaksanakan program-program kerja yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat kota Ambon," katanya.

Dia mengakui, musik dan seni merupakan salah satu program untuk mendukung Ambon sebagai Kota musik dunia, karena Kota Ambon telah ditetapkan sebagai Kota kreatif berbasis musik oleh UNESCO.

Dan hal ini tambah dia, merupakan hasil dari perjuangan panjang pemerintah dan masyarakat kota Ambon sejak tahun 2012 lalu.

"Kita patut bersyukur karena perjuangan menjadi salah satu kota kreatif dunia bukanlah semudah membalikan telapak tangan ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh kota ini sehingga berhasil mendapatkan pengakuan tersebut," ungkapnya.

Dia menambahkan, penetapan Ambon sebagai Kota musik dunia adalah city branding yang berharga untuk menaikkan daya tawar kita dalam akselerasi pembangunan demi mengejar ketertinggalan.

"Salah 1 tantangan kita sebagai Kota musik dunia adalah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah festival seni musik qasidah yang akan berlangsung pada tanggal 24 hingga 29 November mendatang karena itu mari kita ciptakan situasi kondisi yang bersih, aman dan nyaman ingin mendukung pelaksanaan iklan tersebut," terangnya. (OR-02)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama