Close
Close

Penerimaan Siswa Baru Pada SMPN 6 Ambon Berdasarkan Zonasi





Lagu Terbaik Tahun 2021
Ambon, orasirakyat.com: Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Ambon menjalankan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru.

Drs. Jantje Mahulette, M.MPd,
Demikian dijelaskan oleh Kepala Sekolah SMPN 6 Ambon
Drs. Jantje Mahulette, M.MPd, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/6).

Dia mengatakan, sistem zonasi yang diterapkan berdasarkan Perintah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 51 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2019 yang memberikan peluang kepada anak-anak didik dalam lingkungan pendidikan untuk melakukan pendaftaran masuk sekolah secara zonasi.

"Untuk SMPN 6 Ambon kita lakukan dalam tiga zonasi di antaranya, zonasi I ditentukan oleh Dinas Pendidikan dan sesuai SK Wali Kota Ambon, zonasi II dil uar wilayah tempat tinggal para siswa dan wilayah yang harus diterima dan menggunakan prestasi akademik dan non akademik dan lomba dan zonasi III dibuktikan dengan SK mutasi sesuai dengan alamat orang tua," jelasnya.

Dia mengakui, sistem zonasi dapat menguntungkan orang tua, karena siswa dalam mendatangi sekolah yang ada dalam zona tempat tinggal.

"Jadi siswa yang tinggal dekat sekolah dapat melakukan akses jalan kaki dari rumah ke sekolah karena, lokasi tempat tinggal yang dekat dengan sekolah," terangnya.

Dengan zonasi terjadi pemerataan siswa, sehingga semua sekolah dapat melakukan aktivitas belajar mengajar secara baik kepada para siswa.

"Dengan zonasi semua sekolah yang kecil memperoleh kesempatan mendapatkan siswa," ucapnya.

Dia menjelaskan, zonasi yang diterapkan Dinas Pendidikan Kota Ambon dirasakan sangat baik, dimana dalam zonasi penerimaan siswa 60 persen, zonasi II penerimaan siswa 20 persen, zonasi III untuk penerimaan siswa 20 persen.

"Semua siswa akan diatur secara baik sehingga, tidak ada siswa yang menyatakan, ada sekolah favorit dan tidak, karena semua sekolah memberikan pendidikan yang sama," ungkapnya. (OR-03)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama