Close
Close

Louhenapessy: Syukur Buat Tuhan Dalam 2 Tahun Kami Terima 40 Penghargaan




Lagu Terbaik Tahun 2021
Ambon, orasirakyat.com: Masa kepemimpinan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler. Kini telah memasuki tahun ke-2, dan banyak pula dinamika yang telah dilalui termasuk sejumlah prestasi yang berhasil diraih.

Masa Kerja 2 Tahun Pemkot Ambon Terima 40 Penghargaan
Dalam masa pemerintahan selama kurang lebih dua tahun ini, pemerintah Kota Ambon dibawah kepemimpinan Louhenapessy dan Hadler, tercatat telah memperoleh sebanyak kurang lebih 40 penghargaan dalam berbagai bidang juga berbagai tingkatan.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengungkapkan, "Saya dan pak wakil sadar betul bukan karena hebatnya kita berdua tapi karena dukungan dari pada  sekot, Kepala dinas ,seluruh pejabat eselon 3 da 4 ,bahkan seluruh rakyat sampai dengan Rt/Rw semua berpartisipasi secara maksimal dan hasilnya seperti yang kita dapatkan saat ini," Ujarnya.

Dikatakan Louhenapessy, tidak cukup sampai di sini, ke depannya kita akan terus berusaha agar di tahun depan kota Ambon bisa menjadi kota yang lebih Smart, karena oleh Pemerintah pusat Ambon ditetapkan sebagai salah satu dari 100 kota untuk menjadi kota peruntuhan Smart City.

Menurutnya, Salah satu indikator dari Smart City targetnya adalah meningkatkan pelayanan publik pada masyarakat, jangan kita sebut Ambon sebagai Smart kalau sampah masih bertebaran, Ambon tidak bisa disebut Smart kalau untuk mengurus sebuah surat keterangan harus menunggu 5 sampai dengan 6 hari, jangan kita sebut Ambon Smart jika untuk sebuah ijin harus menunggu 2 sampai 3 bulan.

Yang paling utama adalah masyarakat bisa mendukung melengkapi syarat yang diperlukan.

Seperti yang kita ketahui lanjutnya, Kota Ambon tidak memiliki sumber daya alam seperti kota -kota lain yang ada di Maluku, akan tetapi yang kita punya adalah jasa perdagangan dan oleh karena itu pelayanan harus menjadi kata kunci buat kota Ambon.

"Alasan utama kenapa Ambon perlu kita dorong untuk bisa menjadi kota yang Smart salah satu indikator yang menonjol dari pada kota yang Smart adalah pelayanan, dan serentak dengan itu juga maka seluruh ASN harus bisa mengubah paradigma Pemerintahan yang sekarang sementara terjadi," Terang Walikota.

Menurut Dia, untuk itu saat ini Pemerintah akan bertindak sebagai regulator yang menyiapkan seluruh aturan bagi masyarakat sehingga ,masyarakat betul-betul berada dalam koridor tertib atas regulasi yang ada, kemudian Pemerintah juga menjadi fasilitator yang bisa memfasilitasi apa yang bisa dibuat oleh masyarakat untuk kesejahteraan rakyat, dan Pemerintah bisa menjadi Eskalator guna memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui teknologi.

"Saya sudah menghimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar bekerja dengan baik, dan jadikan masyarakat sebagai objek dan subjek pelayanan," Jelasnya..

Dalam tahun ke 3 kepemimpinan ini, kita bergerak cepat karena waktu kita semakin terbatas. oleh karena itu kita kan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin karena begitu banyak pekerjaan rumah yang harus kita benahi untuk Ambon menjadi setara dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia ini.(OR-02)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama