Close
Close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Ambon Tuan Rumah Work Shop Peningkatan Kompetensi Bidang Kesenian





Lagu Terbaik Tahun 2021
Walikota Ambon
Ambon, orasirakyat.com: Kota Ambon ditetapkan sebagai tuan rumah penyelengaraan kompetensi bidang kesenian yang berlangsung di Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Maluku.

Kegiatan yang berlangsung tanggal 7 hingga 10 Mei menghadirkan maestro ternama diantaranya, Ratna Hadiarno, Sari Najid, Tony Sumarsono dan Heri Lelento.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, dari 11 kota di Indonesia, Kota Ambon terpiluh sebagai tempat pelaksanaan work shop kompetensi bidang kesenian.

"Kita sebagai tuan rumah penyelengara kegiatan baik nasional maupun international, hal ini sebagai perwujudan Ambon menuju Kota Musik Dunia," paparnya.

Dia mengakui, perwujudan Ambon Kota Musik  Dunia, sehingga kebudayaan harus ditingkatkan, karena budaya menjadi kekuatan kita.

"Inilah salah satu yang harus kita miliki, karena kita harus meningkatkan kompetensi budaya dan kesenian dengan harapan supaya, kesenian dan budaya kita lebih profesional," paparnya.

Pihaknya mengaku, selaku seorang Wali Kota yang menginginkan performa kebudayaan terbaik untuk Kota Ambon, karena performens itu menentukan tingkat kemajuan untuk sebuah kota.

"Kalau kita tampil dengan apa adanya, walaupun itu bersifat tradisional tapi, pengelolaan dan manajemen harus betul-betul profesional sehingga orang yang melihatnya pun puas,"ungkapnya.

Dia berharap,  Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon bersama Ambon Musik Office (AMO) untuk mengembangkan Kebudayaan dan membawa Kota bon Menuju Kota Musik Dunia.

"Ini merupakan kepentingan untuk pengembangan Kota Ambon menuju Kota Musik Dunia dan Visit Ambon 2020," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Direktorat Kesenian Islandar Eko mengatakan, work shop yang dilaksanakan dapat menjawab keresahan teman-teman seniman di daerah, karena berbagai daerah yang melaksanakan festival tapi, manajer seniman dari luar.

"Kita mendorong para seniman untuk dapat bekerja sendiri tanpa ada bantuan dari manapun, jadi mereka harus berkembang sendiri," terangnya.

Dia menambahkan, sebanyak 10 kabupaten dan kota yang mengikuti kehiatan ini, dimana untuk Kota Ambon terdapat 16 komunitas seni yang mengambil bagian dalam workshop ini.

"Saya berharap, para peserta yang ada untuk menyerap ilmu dari para maestro sehingga, mereka yang ikut dapat nenjadi penggerak seni bagi kota ini," terangnya. (OR-O2)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama