Close
Close
close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Disdukcapil Ambon Belum Penuhi Target Pembuatan Akta Kelahiran


Ambon, orasirakyat.com: Secara presentasi sebanyak 85 persen Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Disdukcapil) belum mencapai cakupan kepemilikan akta kelahiran sebesar bagi anak-anak dari usia 0-18 tahun.

Assisten III Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Romeo Soplanit, menjelaskan, dengan adanya kemajuan informasi teknologi (IT) yang begitu pesat  menuntut instasi pelaksana bekerja cepat dan cermat dalam memberikan pelayanan bagi  masyarakat.

"Namun disadari banyak  permasalahan  yang dihadapi dalam penerbitan  berbagi dokumen  kependudukan,"ungkapnya saat membuka sosialisasi  kebijakan administrasi  kependudukan bagi
seluruh perangkat desa, di Balai Kota Ambon, Jumat kemarin.

Persoalan ini terjadi antara lain sering terjadinya  gangguan jaringan, tidak terkirimnya data perekaman, lambatnya konsolidasi data. Lanjut dia banyaknya Nomor Induk Keluarga (NIK) yang ganda dan sering terlambatnya validasi data dari pusat.

"Dan masih banyak lagi  permasalahan lain yang mempengaruhi pelayanan bagi masyarakat,"ucapnya.

Sehingga Disdukcapil Kota Ambon terus berupaya melahirkan inovasi-inovasi  yang dapat membantu masyarakat memperoleh hak mereka terkait dengan kepemilikan akta kelahiran.

Program inovasi Disdukcapil antara lain desa matakael,  jempol, keku bake, tapalang, paduli akang, kartapel u-17 dan pelag becak.

"Untuk itu Disdukcapil  Kota Ambon  telah membuat 7 program invoasi  dalam rangka  meningkatakn kualitas  pelayanan maupun pencapaian  percepatan akta  kepemilkian akta kelahiran,"terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Disdukcapil, Selly Haurissa, menjelaskan target yang harus dicapai dalam pengurusan akta kelahiran di tahun 2017 ini mulai anak berumur 0 sampai 18
tahun diwajibkan memiliki akta kelahiran yakni perampungan kepemilikan akta kelahiran terhadap warga minimal hampir mendekati dari target nasional.

"Upaya yang kami lakukan untuk mencapai perampungan target pengurusan akta tersebut  untuk melakukan sosialisasi ke setiap kelurahan atau desa tentang pentingnya memiliki akta kelahiran,”
tambahnya. (OR-02)
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Post a Comment

Previous Post Next Post