Close
Close
close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

NTP Maluku Desember 2014 sebesar 100,88 Persen

Ir. Diah Utami, M.Sc
Ambon, Berita Nusantara.Com: Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada bulan Desember  2014  adalah sebesar 100,88 atau turun  sebesar 0,04  persen dibandingkan bulan November 2014 yang tercatat sebesar 100,92 penurunan ini disebabkan oleh  perubahan indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 1,72 persen, lebih rendah dibanding perubahan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang sebesar 1,76  persen.

Demikian Berita Resmi Statistik dari Kepala BPS Provinsi Maluku Ir. Diah Utami, M.Sc kepada pers di Kantor BPS Maluku di Ambon belum lama ini.

Menurut Diah Utami, capaian NTP tertinggi pada bulan Desember  2014 terjadi di sub sektor hortikultura sebesar 111,26 sedangkan NTP terendah terjadi di sub sektor tanaman pangan sebesar 95,39.

Penurunan NTP Provinsi Maluku pada Desember 2014 disumbangkan oleh penurunan pada beberapa sub sektor yakni terendah pada sub sektor peternakan sebesar 1,02 persen, diikuti oleh tanaman perkebunan rakyat 0,48 persen. Sedangkan sub sektor tanaman pangan, sub sektor hortikultura dan sub sektor perikanan  mengalami  kenaikan masing – masing sebesar 0,60 persen, 0,42 persen dan 0,06 persen. 

Pada bulan Desember 2014, terjadi Inflasi Perdesaan di  Provinsi Maluku  sebesar 1,64 persen yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga di beberapa kelompok pengeluaran terutama disebabkan oleh naiknya indeks pada kelompok transportasi sebesar 6,79 persen.

Pada bulan Desember 2014, kelompok transportasi masih tetap menduduki urutan tertinggi kelompok pengeluaran petani untuk ongkos produksi, yaitu sebesar 133,13 sedangkan peningkatan pengeluaran yang tertinggi juga terjadi di kelompok transportasi sebesar 9,67 persen.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Maluku pada Desember 2014 tercatat sebesar 110,24  atau turun  sebesar 0,38 persen dibanding November 2014 yang tercatat sebesar 110,66  disumbangkan oleh penurunan NTUP pada sub sektor perikanan sebesar 1.88 persen, diikuti sub sektor  tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,78 persen,  sub sektor peternakan sebesar 0,52  persen,  sedangkan sub sektor hortikultura dan tanaman pangan megalami kenaikan masing-masing sebesar 0,56 persen dan 0,16 persen.

NTUP terendah pada Desember 2014 terjadi pada sub sektor tanaman pangan  sebesar 105,41.(OR-02)
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Post a Comment

Previous Post Next Post