Close
Close
close
Orasi Rakyat
Orasi Rakyat

Adik Kandung Bupati Malra Ancam Betaubun Dengan Pistol

Langgur, Berita Nusantara.com:  Adik kandung Bupati Maluku Tenggara Ir. Andre Rentanubun berinisial RR telah melakukan aksi gila yang hampir merenggut nyawa orang lain.

RR yang juga seorang pengusaha lokal ini sempat menodongkan senjata api miliknya kepada salah satu pegawai BPLH Kabupaten Malra, M. Betaubun yang saat itu sementara bertugas mengangkut sampah pada bak-bak sampah, yang salah satunya berada di areal Kantor RR di Langgur (14/1/2015).

Kepada Tribun-Maluku.com Kamis (15/1) Betaubun menuturkan awalnya dia dan kedua rekannya yakni JT dan EW hendak mengangkut sampah yang berada pada bak sampah di areal kantor RR di kawasan Kota Langgur.

“Waktu itu, sekitar jam 10.00 Wit, saya dan dua rekan saya menuju rumah RR, JT dan EW keluar duluan dari mobil namun tidak diapa-apakan oleh RR,”tutur Betaubun.

Tapi anehnya, ketika Betaubun keluar dari pintu mobil hendak menyusul kedua rekannya ke areal Kantor RR, tiba-tiba yang bersangkutan langsung menghadangnya.

“Dia langsung hadang lalu pukul dengan botol bir, tapi sempat saya tangkis dengan tangan. RR tambah emosi lalu sempat  tampar saya tapi kembali saya tangkis dengan tangan kiri,” beber Betaubun.

Karena niatnya tidak berhasil, RR tambah marah lalu melontarkan kata-kata ancaman kepada Betaubun yaitu; kalau kamu macam-macam saya ambil pistol tembak kamu. Saat dia katakan itu sambil bergegas ke rumahnya yang masih satu areal dengan kantor, saya pikir dia hanya main-main saja,”ujar Bataubun.

Tidak lama kemudian, RR yang diduga ada dibawah pengaruh alkohol kembali mendatangi dirinya sambil menggenggam sebuah senjata api laras pendek (pistol). Bahkan sebelum mendatangi dirinya, Betaubun sempat mendengar dua kali bunyi letusan senjata yang diduga berasal dari pistol milik RR.

Dengan membawa pistol RR menghampiri dan langsung menodongkan pistol kepada saya. Bahkan RR sempat mengeluarkan bahasa kamu belum tahu saya, macam-macam saya tembak kepala kamu,” ucapnya menirukan ancaman RR.

Menanggapi ancaman tersebut, Betaubun hanya tertawa sambil menatap muka RR. Namun tanpa diduga, RR semakin menjadi-jadi, langsung dia kokang senjata mau lepas tembakan ke udara tapi tiba-tiba satu magazen (tempat peluru-red) jatuh dan peluru sejenis kalereng berhamburan di lantai.

Bukannya berhenti, malah RR setelah mengumpulkan peluru dan langsung menembak beberapa kali ke dinding dan pintu kantornya, hingga bolong akibat ditembusi peluru. Setelah itu dia langsung pergi begitu saja,”jelasnya.

Kedua rekan Betaubun yakni JT dan EW turut menyaksikan secara langsung kejadian tersebut, juga beberapa karyawan dan anak buah RR.

Terkait insiden itu maka Betaubun mendesak Kapolres Maluku Tenggara dan jajarannya untuk segera menangkap dan memeriksa RR guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya ini hanya pegawai biasa yang diperintah atasan untuk melaksanakan tugas. Makanya saya minta Kapolres Maluku Tenggara harus bertindak tegas terhadap RR karena aksi gilanya hampir menghilangkan nyawa orang dan dirinya akan segera melaporkan kejadian ini ke Polres Malra.

Diduga kuat, senjata api yang dimiliki RR tidak disertai dengan dokumen atau izin kepemilikan dari instansi yang berwenang, dan RR terancam dan dijerat dengan UU terkait kepemilikan senjata api ilegal.(OR-07)
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Post a Comment

Previous Post Next Post