Close
Close

GMPP Pulau Panjang Kembali Turun Jalan, Ini Tuntutan Mereka




Lagu Terbaik Tahun 2021

SBT, Orasirakyat.com
Minimnya infrastruktur di Kecamatan Pulau panjang, membuat Gerakan Mahasiswa Pemuda Pelajar (GMPP) Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) kembali TURUN jalan. Aksi tersebut berlansung pada, Kamis ( 18/3/2021) di Bula.


Aksi yang dipimpin oleh kordinator lapangan, Jakaria Rumodar dan Fardi Rumodar. Mereka menuju Kantor Bupati SBT pada pukul 09:00 WIT. Dalam aksi tersebut, Puluhan Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam GMPP Kecamatan Pulau Panjang ini menyampaikan beberapa poin tuntutan. 


Diantaranya, meminta kepada pemerintah daerah dan Anggota DPRD SBT segera melanjutkan Dermaga Kecamatan Pulau Panjang yang di Bangun 8 Tahun yang silam, mendesak 25 anggota DPRD SBT menyikapi dengan serius terkait dermaga kecamatan Pulau Panjang.


Selain itu, para pemuda dan Mahasiswa asal Kecamatan Pulau Panjang ini juga Meminta pertanggung jawaban 7 Partai Politik yang merekomendasikan Dermaga Kecamatan Pulau Panjang pada saat pembahasan APBD Tahun 2020 kemarin.


Selanjutnya,  mendesak 25 DPRD SBT segera menyurati kepala Dinas Perhubungan untuk di evaluasi terkait dengan pembangunan Dermaga di Kecamatan Pulau Panjang Pada Tahun 2014, Meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten SBT dan 25 Anggota DPRD Kabupaten SBT untuk menyampaikan pernyataan sikap secara tertulis dan di tandatangani di atas meterai 6000 untuk menyikapi secara serius terkait pembangunan Dermaga Kecamatan Pulau Panjang. 


Saat berorasi di depan kantor Bupati, masa aksi kemudian diarahkan untuk audiens dengan Bupati SBT, Mukti Keliobas.


Dihadapan pendemo, Keliobas mengatakan untuk pembangunan Dermaga Kecamatan Pulau Panjang akan dialokasikan pada APBD tahun 2022, selain itu, Keliobas dalam waktu dekat akan menurunkan konsultan untuk melihat kondisi di Kecamatan Pulau panjang.


"Insya Allah akan dialokasikan pada Tahun 2022. Saya akan perintahkan konsultan untuk turun di Pulau Panjang," tutur Keliobas.


Setelah dari Kantor Bupati, pendemo kemudian menuju Kantor Dinas Perhubungan SBT dan Kantor DPRD SBT, untuk menyampaikan aspirasi mereka. Bahkan mereka secara tegas memberikan waktu kepada eksekutif dan legislatif, bahwa jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti, maka mereka akan menolak kerja Bupati, Wakil Bupati di ke kecamatan tersebut. 

Selain itu, GMPP juga memberikan garansi waktu satu bulan kepada 25 Anggota DPRD untuk mengkonfirmasi pembangunan Dermaga Pulau Panjang kepada masyarakat Kecamatan Pulau Panjang, dan jika tidak maka mereka akan menggelar aksi jilid IV dengan cara anarkis. 


Tak sampai disitu, selain anarkis, pendemo  juga mengancam menolak pesta Demokrasi di tahun - tahun mendatang di Kecamatan Pulau Panjang sebagai bentuk protes mereka terhadap DPRD dan Pemda. (OR/Fer)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama